Hampir semua wanita pasti memiliki ritual cuci muka pada saat mandi atau mau tidur, tapi sayangnya tidak semua dari mereka yang tahu cara yang benar membersihkan wajah pada saat bercuci muka. Apa kamu setiap selesai cuci muka ada rasa kulit wajah jadi kaku, tertarik dan terlalu kesat? Atau kamu merasa jerawat/komedo tetap muncul dan pori-pori wajah tetap menganga meski kamu sudah rajin banget cuci muka? Mungkin juga malah kulitmua jadi lebih berminyak sesaat setelah cuci muka? Bisa jadi bukan karena sabun pembersih wajahmu, tapi karena cara pemakaiannya yang salah. Yuk kita simak artikel ini dulu, sebelum kamu memutuskan move on dari sabun pembersih wajahmu yang sekarang.

 Kenapa wajah jadi kaku, terlalu kesat, ketarik setiap selesai cuci muka?
Karena masih ada sabun yang terjebak dipori-pori kulit kamu, cara kerja sabun adalah melarutkan minyak. Jadi jangan heran jika minyak dikulitmu yang notabene menjaga keelastisan kulit jadi berkurang drastis atau hilang, kemudian membuat kulit wajah terasa kaku seperti tertarik.

Kenapa sesaat setelah mencuci wajah,  wajah jadi kembali atau lebih berminyak dari sebelumnya ?
Sebenarnya ini ada kolerasinya dengan pertanyaan diatas. Setelah sabun meluruhkan minyak dikulit, yang mengakibatkan permukaan kulit kekeringan, hal tersebut memacu kelenjar minyak untuk memproduksi sebum lebih banyak lagi untuk merepair kondisi kulit yang mendadak kering. Sebum memang dibutuhkan permukaan kulit untuk menjaga kelembutan, kehalusan dan elastisitasnya. Dan jangan salah, kulit memprosuksi minyak juga sebagai perlindungan dari beberapa kuman/bakteri yang bisa masuk melalui jaringan kulit.
Coba kamu ingat-ingat, biasanya kulit yang sedang terinfeksi penyakit kulit, (Selain Jerawat ya, karena jerawat bukan penyakit) biasanya karakter kulit yang sedang bermasalah itu cenderung kering bahkan mengelupas.

Kenapa komedo dan jerawat bahkan pori-pori wajah tetap besar meskipun sudah rutin cuci muka?
Yang menyebabkan komedo, jerawat dan pori-pori besar bukan semata-mata karena produksi sebum diwajah ya. Bisa jadi karena kamu cuci mukanya terlalu terburu-buru, memijat terlalu keras sehingga menstimulasi kelenjar minyak untuk memproduksi lebih banyak sebum, membilas tidak bersih maksimal sehingga masih ada sabun yang tertinggal atau cara pakainya yang salah yang menyebabkan debu, kotoran dan sel kulit mati yang tidak terangkat maksimal dan menyumbat pori-pori. Jika terus dibiarkan maka jangan pernah berharap pori-pori wajahmu jadi mengecil.

Nah sekarang sudah tahukan jawaban dari berbagai misteri yang selama ini sempat terlintas dalam benak tentang ritual cuci muka? Apakah kamu juga mengalami yang aku sebutkan diatas?

Kenapa hal hal yang aku sebut diatas bisa terjadi pada kamu. Meskipun kamu bukan tipe orang yang malas membersihkan wajah atau cenderung terlalu antusias? Atau kamu sudah merasa bener bgt caranya, bahkan kamu bukan termasuk yang aku sebut diatas? Tunggu dulu! Baca Artikel lanjutannya ya. Tentang Panduan Cara Mencuci Muka Yang Benar. Stay Tune! & Stalking Terus Di Stawbelly Blog ^^

Addien

Addien

Artikel ini ditulis oleh Fajrina Addien di Stawbelly.Com. Silahkan mencantumkan link sumber dan penulis jika ingin mengutip artikel ini. Hargai hasil karya orang lain, kami tidak segan melaporkan tindakan plagiasi jika memang diperlukan. Thanks
Addien

Leave a Reply

2 Comments on "Apakah Wajahmu Jadi Lebih Berminyak & Sering Berjerawat, Meskipun Rajin Cuci Muka? Simak Faktanya."

Notify of
avatar
Stella
Stella

Muka aku kulit kombinasi. Di daerah pipi normal sedangkan di daerah T itu agak berminyak. Aku ga pernah pake obat dokter sih tapi aku jaga makan dan rajin cuci muka dan pake pelembab. Biar ga ketarik setelah cuci muka, dipakein pelembab aja.

maria
maria

Emang muka berminyak trus sering jerawatan bikin males banget, bekasnya yang bikin ribet.. suka gak sabaran kalo jerawatan, bawaannya pingin pencet2x hehehe..

wpDiscuz